Entry: secangkir kopi pahit Friday, February 17, 2012



Secangkir kopi pahit menemaniku petang ini. Seduhan kopi kolombia yang katanya lebih pantas dinikmati bersama seteguk susu yang dicampurkan ke dalamnya. Satu putaran album The Sun dari Leonardo yang lirih di telinga, dan ratusan file foto-foto yang belum tersentuh selama sebulan terakhir.

Dalam rutinitas, sepotong akhir pekan sungguh berarti. Tanpa tiket pulang-pergi, tanpa budget penginapan, tanpa janji temu.

Manisnya secangkir kopi pahit, dan melodi-melodi berlarian dalam kepala.

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments